LEMBAGA DAKWAH ISLAM INDONESIA – Kab. Badung

Menjalin Ukhuwah Merajut Kebersamaan

Archive for Desember, 2009

LDII Deklarasikan Kota Ramah Anak

Posted by ldiibadung pada 30-Des-2009

b2-ldii copy

Bogor – Banyaknya kekerasan yang terjadi pada anak, membuat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Bogor mendeklarasikan anti kekerasan terhadap anak di Kota Bogor. Deklarasi tersebut ditandatangani oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto dan Ketua DPD LDII Kota Bogor Ir. H. Radjab Tampubolon. Point deklarasi itu menyatakan bahwa Bogor sebagai ‘Kota Ramah Anak’.

Ketua panitia penyelenggara Ir. Hj. Tri Sartika mengatakan, deklarasi itu merupakan satu bentuk upaya LDII Kota Bogor mengurangi angka kekerasan terhadap anak. “Dengan deklarasi itu, kami ingin mengajak semua masyarakat untuk tidak memperlakukan anak semena-mena,” kata Tri kepada Jurnal Bogor di sela-sela seminar Pencegahan Kekerasan Terhadap Anak bertajuk ‘Dengan Peran Aktif Masyarakat, Kita Wujudkan Bogor Sebagai Kota Ramah Anak’ di Ruang Rapat 1 Balaikota Bogor, Minggu (27/12) kemarin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto mengatakan, saat ini dan selanjutnya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan terus mendukung upaya berbagai elemen masyarakat untuk mengurangi tingkat kekerasan terhadap anak. “Setiap orangtua harus selalu berusaha melindungi anak-anak mereka. Sehingga kita (Pemkot Bogor.red) tidak akan memdengar lagi kasus-kasus kekerasan terhadap anak,” ucapnya.

Fauziah menilai jika kasus kekerasan terhadap anak masih kerap terjadi, dengan berbagai penyebab, sebagaimana yang banyak dilaporkan oleh media masa. “Adanya Undang-undang 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak maupun Undang-undang nomor 24 tahun 2004 tentang kekerasan dalam rumah tangga, sepertinya belum mampu membendung berkurangnya kasus-kasus kekerasan terhadap anak,” jelasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekdakot Bogor H. Edi S. Warsa, Ketua MUI Kota Bogor KH. Adam Ibrahim, Ketua umum DPP LDII Ir. KH. Abdullah Sam, serta ketua DPD LDII Kota Bogor Ir.H.Radjab Tampubolon.

=Dony P. Herwanto  (Sumber: http://www.jurnalbo gor.com/? p=72408)

Posted in Lintas Daerah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

LDII Sumenep Tanam 2.000 Pohon di Desa Langsar

Posted by ldiibadung pada 30-Des-2009

DPD LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kabupaten Sumenep, menggelar kegiatan penghijauan sebanyak 2.000 pohon di Dusun Cemmanis, Desa Langsar Kecamatan Saronggi, pada Sabtu (19/12) pagi. Acara tersebut bekerjasama dengan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumenep. Ketua DPD LDII Kabupaten Sumenep, Drs. Musaheri, M.Pd mengatakan, kegiatan ini merupakan program dan komitmen kami untuk menjaga dan melestarikan alam.

“Program ini merupakan program yang sudah dicanangkan mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat PAC, yang kebetulan saat ini Pemkab Sumenep melalui Dishutbun juga menggelar pekan menanam pohon,”tegasnya. Selanjutnya Musaheri berharap, dengan kegiatan ini mampu memberikan penyadaran kepada anggota maupun para masyarakat untuk senantiasa menjaga kelestarian lingkungan. “Pasca penanaman ini diharapkan para warga masyarakat untuk senantiasa menjaga bibit yang telah ditanam, sehingga kelak dapat memberikan manfaat lebih, serta menjadikan lingkungan di Desa Langsar dapat lebih baik,” tegasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, yang diwakili Kepala Bidang Kehutanan, H. Ismail mengatakan, kegitan yang dilakukan oleh DPD LDII Sumenep tersebut sangat tepat, karena Desa Langsar merupakan salah satu daerah kritis yang memerlukan penghijauan.

“Kami sangat apresiatif terhadap kegiatan yang dilakukan saat ini, karena itu kami juga berharap kepada masyarakat yang juga peduli kepada lingkungan untuk juga berpartisipasi dalam usaha pelestarian lingkungan,” tegasnya. Menurut H. Ismail, pihaknya akan senantiasa mendukung kegiatan-kegiatan serupa, dengan memberikan bantuan bibit, selama persediaan masih ada. Dalam kegiatan tersebut Dishutbun Kabupaten Sumenep memberikan bantuan bibit sebanyak 1.000 pohon yang terdiri dari bibit pohon jati, mahoni, nyamplong dan jati (putih) gmelina, sisanya berasal dari swadaya LDII sendiri.

 ( Gun, Esha ) [http://www.sumenep. go.id]

Posted in Lintas Daerah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

LDII Sidoarjo Tanam Ratusan Pohon di Porong

Posted by ldiibadung pada 30-Des-2009

Penanaman Pohon oleh LDII Sidoarjo

Ratusan anggota Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jatim menggelar aksi simpatik dengan menanam ratusan bibit di kawasan bekas bawah jembatan tol buntung Porong. Penghijauan ini menyusul diselenggarakannya Konfrensi Dunia tentang perubahan iklim di Kopenhagen Denmark yang menyepakati tentang komitmen bersama untuk mengurangi temperatur suhu global.

Kata Kriswanto, Ketua LDII Jatim, aksi penanaman aneka macam bibit pohon ini sebagai bentuk keprihatinan warga tentang dampak dari pemanasan global. Dimana hasil dari Konfrensi Dunia menyebutkan bahwa panas suhu bumi meningkat dua derajat. “Ini merupakan efek dari tingginya polusi udara serta efek rumah kaca yang telah mengikis lapisan ozon bumi,” ujarnya, Minggu (20/12/2009) .

Ditambahkannya, penghijauan dilakukan di dekat lokasi semburan lumpur karena di area bekas sumur Banjar Panji I milik Lapindo Brantas Inc itu merupakan bencana yang terkait dengan kerusakan lingkungan. “Semua anggota kami libatkan dalam acara penghijauan ini,” terangnya. Selain menanam pepohonan, para peserta aksi simpatik juga membagi-bagikan selebaran yang isinya ajakan untuk melakukan penghijauan kepada semua pengendara yang melintas.

[isa/kun: http://www.beritaja tim.com]

Posted in Lintas Daerah | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

LDII Bali Gelar Lokakarya Bloger

Posted by ldiibadung pada 27-Des-2009

Sabtu, 26 Desember 2009 16:05 WIB

Denpasar (Antara Bali) - Para blogger mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali.

Denpasar (ANTARA News) – Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali menggelar lokakarya bagi para bloger dengan tema “Internet Sehat”.

Siaran pers LDII Bali yang diterima ANTARA di Denpasar Sabtu menjelaskan, lokakarya itu diikuti 40 orang bloger dari aktivis LDII maupun dari luar.

“Ajang ini bertujuan mencetak bloger-bloger yang handal sekaligus punya, etika baik dalam penulisannya maupun isi dari postingannya. Untuk itu kami mengundang dari media massa, akademisi dan juga ulama,” kata ketua panitia, Suparto.

Wakil Ketua DPD LDII Provinsi Bali itu menjelaskan bahwa peranan bloger dewasa ini semakin diperlukan, terutama untuk menangkal informasi di internet yang bernada negatif dan menyerang kelompok tertentu.

Selain itu, katanya, pelatihan ini juga dimaksudkan untuk memberikan wawasan bagi para bloger untuk bisa menulis di blognya dengan menggunakan kaidah bahasa yang baik, dalam hal ini bahasa Indonesia.

“Kami juga ingin memberikan pengetahuan mengenai dasar-dasar jurnalistikm bagi teman-teman bloger sehingga mereka bisa melakukan aktifitas tulis menulis dengan memiliki ilmu. Apalagi, bloger saat ini juga bisa membawa misi sebagai jurnalisme warga,” katanya.

Mengenai kehadiran ulama dalam lokakarya itu, katanya, untuk memberikan masukan mengenai pentingnya menerapkan norma-norma agama dalam kegiatan berinternet karena saat ini aktifitas di dunia maya memang sangat rawan dengan pengaruh-pengaruh buruk yang tidak sesuai ajaran agama.

Adanya postingan negatif di dunia maya mengenai LDII, Suparto menjelaskan bahwa semua informasi itu tidak benar. Oleh karena itu salah satu misi penting yang diemban dalam menggelar ajang lokakarya bagi bloger ini adalah untuk menangkal semua informasi negatif mengenai LDII.

“Diharapkan dengan banyaknya bloger dari kalangan dan yang mengerti mengenai LDII ini bisa menuliskan aktifitas LDII dan juga kiprah-kiprahnya dalam turut serta membangun masyarakat Indonesia,” katanya.
(*)

COPYRIGHT © 2009

dikutip dari : http://bali.antaranews.com/berita/3004/ldii-bali-latih-bloger-berinternet-sehat

Posted in Kegiatan | Dengan kaitkata: , | Leave a Comment »

Audiensi DPD LDII Kab.Badung dengan KODIM 1611/Badung

Posted by ldiibadung pada 17-Des-2009

DPD LDII Kabupaten Badung

Pada Gambar : Hardilan, SH (Ketua DPD LDII Kab. Badung 2009-2014), Letkol ARH Pontjo Wasono K (DANDIM 1611/Badung)

Badung, 17 Desember 2009

Sebagai kelanjutan program kerja kepengurusan DPD LDII Kab.Badung yang baru, hari ini telah dilakukan audiensi dengan KODIM 1611 Kabupaten Badung. Kedatangan 5 orang pengurus harian DPD LDII Kab.Badung dipimpin oleh Hardilan, SH (Ketua), H.Samsudin, SE (Wakil Ketua), Hikmat Pertemuan (Wakil Ketua), Bambang Risnanda (Sekretaris) dan Winarto (Wakil Sekretaris).  Audiensi diterima langsung oleh Dandim 1611/Badung Letkol ARH Pontjo Wasono K yang didampingi oleh Kasdim Janto.

Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan kepengurusan DPD LDII Kab.Badung periode 2009-2014. Serta diserahkan kalender tahun 2010 serta buku hasil RAPIMNAS LDII Tahun 2009. 

Letkol ARH Pontjo Wasono K dalam sambutannya menyampaikan pandangan-pandangan beliau tentang aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Antara lain pentingnya nilai Nasionalisme yang diwujudkan dalam pemberdayaan ekonomi & pendidikan di masyarakat. Perlunya sinergi dalam keragaman masyarakat serta pentingnya sektor pendidikan sebagai solusi untuk mewujudkan stabilitas keamanan didalam masyarakat.

Usai audiensi di KODIM 1611 Badung, kegiatan dilanjutkan dengan audiensi ke POLRES Badung. Dalam kesempatan tersebut pengurus LDII Kab.Badung diterima oleh Kompol I Gusti Ayu Sasih, SH selaku Kabag Bina Mitra Polres Badung. Susunan kepengurusan yang baru pun diperkenalkan serta diserahkan Kalender tahun 2010 dan buku hasil RAPIMNAS LDII Tahun 2009.

(br/171209)

Posted in Kegiatan | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Suryo

Posted by ldiibadung pada 16-Des-2009

Rabu, 16 Desember 2009 22:25
Siapa nggak bangga? Sebagai anak bangsa, saya bangga sekali ketika melihat foto anak negeri terpampang di mass media. Dengan tampilan besar dan latar belakang merah putih berkibar dengan label besar, “Orang Tercepat se Asia Tenggara.” Sudah begitu, memecahkan rekor dengan medali emas untuk lari paling bergensi yaitu 100 meter putra di SEA Games XXV di Laos. Kebanggaan itu bertambah, berlipat – lipat disertai kesyukuran yang dalam, karena tahu bahwa dia adalah salah satu warga terbaik LDII. Itulah dia Suryo Agung Wibowo. Pujian, kekaguman, penghormatan dan bonus adalah buah dari perjuangan. Tak ada yang gampang dan gratis di dunia ini. No lunch for free, kata orang sono. Semua butuh usaha dan perlu waktu yang lama untuk menekuninya. Dengan pasang  – surut, naik – turun dan beribu romantika yang telah menghadangnya. Ketika melewati rintangan terakhir, yaitu berupa garis finish: kegagalan atau keberhasilan, itulah ukurannya. Tak gampang. Dan semua itu telah dilewati Suryo dengan mulusnya. Sudah dua kali dia mendulang emas untuk bangsa ini. Dan sudah cukup dia memperoleh hasil dari jerih payahnya ini. Bukan hanya pengakuan dan penghormatan, akan tetapi lebih dari itu.Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda : “ Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah dalam setiap amal kebaikan “ (Diriwayatkan oleh Muslim didalam Kitab al-Qadar, bab. Iman lil-Qadari wal-Idz’aan lahu).Dalam era sekarang ini, setidaknya dalil di atas telah ditunjukkan oleh saudara kita. Lihatlah otot – otonya, begitu berisi. Lihatlah larinya, begitu kencang  ditopang dengan kekuatan otot – otonya. Dan secara lahir (lisanul hal) juga telah memberikan kontribusi terhadap perjuangan quran hadits ini. Mikul dhuwur mendem jero. Bahkan setiap gerak dan langkahnya membawa nama harum organisasi. Sebab khalayak mengakuinya. Dan dia pun telah membuktikannya.

Dari kekaguman bergeser ke pengakuan. Dari pengakuan bergeser ke teladan. Dari teladan berubah menjadi motivasi. Motivasi yang mampu menggiring segenap potensi generasi penerus untuk menggali potensi diri, mengembangkan dan mengoptimalkan sehingga berbuah menjadi prestasi. Sadarlah bahwa kita semua adalah orang hebat. Orang yang dicintai Allah. Orang yang mempunyai potensi besar untuk menggaet prestasi. Kita adalah garuda – garuda dalam asuhan induk ayam. Jangan sampai menjadi kerdil, menjadi seperti ayam, karena ketidakmauan kita menyelami dan menggali potensi diri bahwa kita adalah garuda.

Keberhasilan Suryo tidak diperoleh dalam sekejap. Tidak seperti membalikkan tangan. Tapi butuh perjuangan panjang. Butuh kesabaran. Butuh motivasi kuat untuk memang. Butuh pengorbanan. Survive. Berlatih sepanjang hari selama bertahun – tahun. Rutin, tanpa rasa jenuh. Jangan hanya banyak berharap tetapi tidak melakukan apa – apa. Itu namanya bohong dan hanya fatamorgana belaka.

Keberhasilan Suryo tidak boleh diiri. Jadikanlah dia motivasi.. Untuk menggali potensi diri dan menjadi mukmin yang kuat. Yang siap berjuang kapan saja. Namun jangan berkecil hati, bagi yang memang tidak diberi Allah kekuatan seperti Suryo masih banyak jalan lain menjadi mukmin yang kuat. Mukmin yang kuat – yang dimaksud dengan kuat, adalah kehendak jiwa yang kuat dan kesediaan dalam setiap perkara-perkara akhirat,  dengan demikian  seseorang yang memiliki sifat ini akan lebih gagah berani dalam menghadapi musuh dan bergegas disaat keluar dan berangkat untuk menghadapinya. Dan juga mempunyai ‘azimah (ketetapan) yang kuat dalam Amar Ma’ruf Nahi Mungkar, dan bersabar dalam setiap gangguan dari setiap amalan itu, dan mampu untuk memikul segala kesulitan dalam pencapaian kepada Dzat Allah ta’ala, lebih bersungguh-sungguh dalam pengerjaan ibadah shalat, puasa, dzikir, dan ibadah-ibadah lainnya, dan lebih bersemangat dalam pencapaiannya dan penjagaannya dan lain sebagainya. (Syarh Shahih Muslim karya an-Nawawi 13 / 64, 16 / 215)

Kekuatan juga dimaksudkan disini adalah kekuatan fisik dan persiapan yang matang sebelum peperangan dengan mempersiapkan segala macam senjata yang dipergunakan dalam peperangan sesuai dengan perkembangan zaman dan tempat. Dan kekuatan  inilah yang seharusnya dipersiapkan oleh kaum muslimin baik secara individu perorangan ataukah secara berkelompok dan negara, sebagai bentuk manifestasi perintah Allah ta’ala :“ Dan kalian persiapkanlah segala kekuatan yang kalian sanggup untuk menghadapi mereka “ (Surah al-Anfal : 60).

Nah, sekarang ini Suryo teleh menginspirasi kita semua untuk menjadi mukmin yang kuat. Sesuai dengan namanya, dia datang bagai sang surya menyinari dunia. JKH kawan…semoga Allah selalu paring manfaat dan barokah!

Oleh:Ustadz.Faizunal Abdillah

[dikutip dari : http://www.ldii.or.id/index.php/in/nasehat-mainmenu-37/379-suryo.html]

Posted in Berita, Inspirasi, Sosok | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

Kisah Penghuni Surga Terakhir

Posted by ldiibadung pada 15-Des-2009

Bahwa Sahabat bertanya kepada Rasulullah saw: Wahai Rasulullah, apakah kami dapat melihat Tuhan kami pada hari kiamat? Rasulullah saw. bersabda: Apakah kalian terhalang melihat bulan di malam purnama?

Para sahabat menjawab: Tidak, wahai Rasulullah.

Rasulullah saw. bersabda: Apakah kalian terhalang melihat matahari yang tidak tertutup awan?

Mereka menjawab: Tidak, wahai Rasulullah.

Rasulullah saw. bersabda: Seperti itulah kalian akan melihat Allah. Barang siapa yang menyembah sesuatu, maka ia mengikuti sembahannya itu. Orang yang menyembah matahari mengikuti matahari, orang yang menyembah bulan mengikuti bulan, orang yang menyembah berhala mengikuti berhala. Tinggallah umat ini, termasuk di antaranya yang munafik. Kemudian Allah datang kepada mereka dalam bentuk selain bentuk-Nya yang mereka kenal, seraya berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka (umat ini) berkata: Kami berlindung kepada Allah darimu. Ini adalah tempat kami, sampai Tuhan kami datang kepada kami. Apabila Tuhan datang, kami tentu mengenal-Nya. Lalu Allah Taala datang kepada mereka dalam bentuk-Nya yang telah mereka kenal. Allah berfirman: Akulah Tuhan kalian. Mereka pun berkata: Engkau Tuhan kami. Mereka mengikuti-Nya. Dan Allah membentangkan jembatan di atas neraka Jahanam. Aku (Rasulullah saw.) dan umatkulah yang pertama kali melintas. Pada saat itu, yang berbicara hanyalah para rasul. Doa para rasul saat itu adalah: Ya Allah, selamatkanlah, selamatkanlah. Di dalam neraka Jahanam terdapat besi berkait seperti duri Sakdan (nama tumbuhan yang berduri besar di setiap sisinya). Pernahkah kalian melihat Sakdan?

Para sahabat menjawab: Ya, wahai Rasulullah.

Rasulullah saw. melanjutkan: Besi berkait itu seperti duri Sakdan, tetapi hanya Allah yang tahu seberapa besarnya. Besi berkait itu merenggut manusia dengan amal-amal mereka. Di antara mereka ada orang yang beriman, maka tetaplah amalnya. Dan di antara mereka ada yang dapat melintas, hingga selamat. Setelah Allah selesai memberikan keputusan untuk para hamba dan dengan rahmat-Nya Dia ingin mengeluarkan orang-orang di antara ahli neraka yang Dia kehendaki, maka Dia memerintah para malaikat untuk mengeluarkan orang-orang yang tidak pernah menyekutukan Allah. Itulah orang-orang yang dikehendaki Allah untuk mendapatkan rahmat-Nya, yang mengucap: “Laa ilaaha illallah”. Para malaikat mengenali mereka di neraka dengan adanya bekas sujud. Api neraka memakan tubuh anak keturunan Adam, kecuali bekas sujud. Allah melarang neraka memakan bekas sujud. Mereka dikeluarkan dari neraka, dalam keadaan hangus. Lalu mereka disiram dengan air kehidupan, sehingga mereka menjadi tumbuh seperti biji-bijian tumbuh dalam kandungan banjir (lumpur). Kemudian selesailah Allah Taala memberi keputusan di antara para hamba. Tinggal seorang lelaki yang menghadapkan wajahnya ke neraka. Dia adalah ahli surga yang terakhir masuk. Dia berkata: Ya Tuhanku, palingkanlah wajahku dari neraka, anginnya benar-benar menamparku dan nyala apinya membakarku. Dia terus memohon apa yang dibolehkan kepada Allah. Kemudian Allah Taala berfirman: Mungkin, jika Aku mengabulkan permintaanmu, engkau akan meminta yang lain. Orang itu menjawab: Aku tidak akan minta yang lain kepada-Mu. Maka ia pun berjanji kepada Allah. Lalu Allah memalingkan wajahnya dari neraka. Ketika ia telah menghadap dan melihat surga, ia pun diam tertegun, kemudian berkata: Ya Tuhanku, majukanlah aku ke pintu surga. Allah berkata: Bukankah engkau telah berjanji untuk tidak meminta kepada-Ku selain apa yang sudah Kuberikan, celaka engkau, hai anak-cucu Adam, ternyata engkau tidak menepati janji. Orang itu berkata: Ya Tuhanku! Dia memohon terus kepada Allah, hingga Allah berfirman kepadanya: Mungkin jika Aku memberimu apa yang engkau pinta, engkau akan meminta yang lain lagi. Orang itu berkata: Tidak, demi Keagungan-Mu. Dan ia berjanji lagi kepada Tuhannya. Lalu Allah mendekatkannya ke pintu surga. Setelah ia berdiri di ambang pintu surga, ternyata pintu surga terbuka lebar baginya, sehingga ia dapat melihat dengan jelas keindahan dan kesenangan yang ada di dalamnya. Dia pun diam tertegun. Kemudian berkata: Ya Tuhanku, masukkanlah aku ke dalam surga. Allah Taala berfirman kepadanya: Bukankah engkau telah berjanji tidak akan meminta selain apa yang telah Aku berikan? Celaka engkau, hai anak cucu Adam, betapa engkau tidak dapat menepati janji! Orang itu berkata: Ya Tuhanku, aku tidak ingin menjadi makhluk-Mu yang paling malang. Dia terus memohon kepada Allah, sehingga membuat Allah Taala tertawa (ridha). Ketika Allah Taala tertawa Dia berfirman: Masuklah engkau ke surga. Setelah orang itu masuk surga, Allah berfirman kepadanya: Inginkanlah sesuatu! Orang itu meminta kepada Tuhannya, sampai Allah mengingatkannya tentang ini dan itu. Ketika telah habis keinginan-keinginannya, Allah Taala berfirman: Itu semua untukmu, begitu pula yang semisalnya (HR Muslim no 267)

Dikutip dari www.ldii.or.id

Posted in Nasehat | Dengan kaitkata: | Leave a Comment »

 
%d blogger menyukai ini: